Proses Pembuatan Sepatu Kulit

Posted on

Proses Pembuatan Sepatu Kulit. Nama Pak Syamsudin dari Pekalongan
Seturut dengan perkembangan zaman, sepatu, alas kaki yang kerap kita gunakan sehari-hari juga mengikuti perkembangan. Mulai dari bentuk, warna, kegunaan, bahan yang digunakan, dll. Walaupun sepatu telah memiliki banyak perkembangan dari berbagai sisi, namun secara garis besar tetap ada yang relative tidak berubah, yakni proses pembuatan sepatu.

Kali ini Tetra kursus akan memberikan sedikit ulasan mengenai proses pembuatan sepatu. Secara garis besar, pembuatan sepatu terdiri dari tiga tahap, Upper, Bottom dan Assembling. Upper adalah proses pembuatan bagian atas sepatu, biasanya dimulai dengan membuat pola, kemudian dipotong (cutting) lalu pola tersebut kemudian dijahit.

Proses selanjutnya adalah Bottom, yang merupakan bagian bawah dari sepatu. Dalam tahap Bottom, kita membuat dua bagian, yakni Outsole, yang merupakan alas terbawah dari sepatu, dan Insole yang merupakan alas yang menapak dengan telapak kaki kita. Proses yang terakhir adalah Assembling, yakni menyatukan kedua bagian sepatu, Upper dan Bottom. Lumrahnya dalam proses Assembling ini adalah dengan Press, yakni menekan kedua bagian hingga menyatu dengan erat. Setelah melewati ketiga proses tersebut, sebuah sepatu harus melewati sebuah tahapan lagi yakni quality control, yang bertujuan untuk memeriksa mutu dan kualitas sepatu yang dihasilkan.
Ulasan diatas hanyalah pembuatan sepatu secara garis besar saja, tentu di setiap tahapan ada proses-proses lain yang tentunya memerlukan keahlian dan ketelitian, tergantung dari bahan dan jenis sepatu yang akan dibuat.